Labels

Promo (1) Recipes (1)

Tuesday, June 14, 2016

Perpisahan.

"... Pada akhirnya perpisahan datang tak terduga, seperti mawar yang tetiba mati saat kelopak terakhirnya meninggalkan batang yang penuh duri."

Yogyakarta, 14 Juni 2016
Atas nama saya sendiri

Sunday, June 12, 2016

Begitukah?

Apa tidak mungkin,
bermimpi tanpa dibayangi kenyataan?

---

Jakarta, 12 Juni 2016
Oleh aku yang enggan dikecewakan harapan

Friday, June 3, 2016

Tentang cinta.

Cinta itu abstrak, bisa berbentuk apa saja.
Cinta itu acak, bisa menjangkit siapa saja.
Cinta itu buta, dibagikan sesukanya.
Sesuka cinta.

Seperti aku.

Saat ini aku terjangkit cinta.
Bukan pada kamu, bukan pada mereka.
Tapi padaku.

Pertanyaanmu dulu, tentang aku yang menjauh?
Ini alasanku.

Thursday, June 2, 2016

Rasa

Topi hijau beraksi.
Bertanya sendiri,
apa aku tak cukup peduli?

Tatap lurus.
Kulihat ia tersenyum tandus...
seperti maklum diriku alum.

Air mataku berlari,
hingga lelah lalu berhenti.
Mati.

---

Jakarta, 2 Juni 2016
2 menit menuju tengah malam

Tuesday, January 26, 2016

*smiley face*

Sudah berapa lama ya tidak benar-benar menikmati musik seperti pagi ini? Lagunya berjudul Lagi dan Lagi milik Andra and The Backbone. Gitarnya... super, bikin rindu mendengar nyanyian teman-teman di Jogja. KRST, MarshMellow. Memenuhi telinga sekaligus membuat nyaman. Luar biasa pokoknya :) I miss you guys!

Saturday, December 19, 2015

Cerita kepada Angin

'Aku lelah. Kamu lelah. Mereka lelah. Lalu, siapa yang akan berjuang?' Kataku pada angin.

---

Aku ingin pergi, sungguh. Aku bukan orang yang kuat mental; aku tidak tahan tekanan. Suara balon meletus saja bisa membuatku menangis sejadi-jadinya. Aku tidak pandai berbohong, apalagi membuat skenario. Memangnya aku siapa, Hanung Bramantyo? Chairil Anwar? Mengutarakan perasaanku saja aku tak bisa.
Ah... mungkin benar kata otak kiriku. Percuma bicara pada orang tuli. Menjelaskan sepanjang apapun tetap tak akan terdengar. Mungkin kamu butuh melihat, supaya kamu paham. Ya, aku paham sekarang.
Tapi tidak apa kan, kalau aku ingin bercerita pada angin? Mungkin saja ia membawa ceritaku padamu, lalu kamu tergelitik untuk tau lebih jauh, dan akhirnya memahami.

---

Ini bukan masalah cinta. Aku hanya ingin membangun rumah tempatku tumbuh. Kamu kebetulan berada di dalamnya, maka aku ingin kamu membangun bersamaku. Sekali waktu kamu sedang kelelahan, bergeserlah sedikit. Beri ruang untuk mereka yang masih punya banyak energi. Jangan bekerja ketika sedang lelah. Ibuku bilang itu buruk bagi kesehatan, begitu pula hasil bangunannya.

Oh ya. Rumah kita kini tinggal puing, baru saja kemarin terkena badai topan. Kamu dengar beritanya? Aku yakin kamu tau.
Aku ingin segera membangun rumah kita lagi, kau mau ikut? Aku tunggu ya.

Yogyakarta,
19 Desember 2015
Dini hari menjelang Subuh

Wednesday, August 5, 2015

Semoga?

Aku tidak mengatasnamakan orang lain, hanya diriku sendiri.
Kadang aku ingin pergi, kemudian kembali untuk melihatmu baik-baik saja. Dan aku baik-baik saja. Kita berpapasan, saling menyembunyikan senyum lega karna kembali diizinkan bertemu.
Kadang aku ingin tinggal, berharap melihatmu berhenti berpikir tentang diri sendiri, sedikit demi sedikit menjadikan dirimu sosok yang ada di dalam kepalaku. Kemudian aku bahagia, dan kamu bahagia melihat aku bahagia.
Kadang juga, aku berpikir untuk melupakan apa yang menjadi keinginanku. Kemudian bersyukur telah dipertemukan denganmu, sebagaimana adanya.
Sayangnya, ini waktu yang lain. Dan saat ini aku sedang bimbang. Kisah macam apa yang menanti kita di kemudian hari? Aku tidak ingin menerka. Aku hanya berharap ini adalah sebuah fase, yang sebentar lagi akan berakhir.

Banjarnegara, 5 Agustus 2016
Sambil menyusuri jalan gelap menuju mushalla

About Me

My photo
Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia